Bagian Kedua
Hari yang di tunggu telah tiba, Sabtu pagi 28 April prepare menuju Sultan Hasanuddin meski kondisi badan tidak fit benar. Seminggu sebelumnya virus menyerang pertahanan tubuh, hingga obat-obatan tidak lepas dalam daftar bawaan. Ditambah misi lainnya titipan pesanan yang harus dititipkan dengan my cousin yang akan di temui di MEIS Ancol. Konser SUJU kali ini juga merupakan reuni kali kedua dengan teman seperjuangan SS 4 SG (Rinhae, Mafhae, Dinteuk, Ringchul). Yang kesemuanya berawal saling mengenal melalui dunia maya, dunia memang tak berbatas. Masing masing bertujuan sama melihat langsung "bias" yang dicintai. Jujur aku juga baru kenal istilah ini he he...
Pukul 8 pagi tiba di SOETA, agenda berikutnya menunggu. Tiga jam lagi bertemu Ringchul untuk pengurusan tiket Super Show nya yang harus di selesaikan hari itu juga cos jadwal konser yang dia tonton di hari yang sama. Ini akan diceritakan tersendiri karena cerita di balik tiket nya pun lebih menarik lagi. Alhasil segera mencari Damri bandara jurusan Gambir untuk meneruskan ke arah Ancol. Tak dinyana perjuangan menuju Ancol pun tidak mudah, busway ke arah Ancol selalu penuh. Hampir empat jam lebih di tempuh hingga sampai ke lokasi MEIS Ancol dengan barang bawaan yang harus dibawa. Sungguh melelahkan dan tentunya mengundang perhatian khalayak di lokasi. Akupun cuek berjalan dengan muka tebal kesana kemari...he he.
Ternyata MEIS sudah penuh sesak dengan para Elf dan orang yang ditunggu pun belum muncul. Sinyal komunikasi di lokasi pun tidak begitu bagus, jangankan menelepon terkadang pesan singkat pun (SMS) gagal terkirim. Satu jam menunggu, Ringchul dan Dinteuk pun datang, inilah pertemuan kali pertama. Bertegur sapa dan mengenali secara fisik ternyata inilah orang yang selama ini hanya dikenal melalui dunia maya. Kami pun segera menuju lokasi penukaran tiket, kebetulan sekali tidak ada antrian untuk penukaran tiket hadiah, hanya butuh waktu lima menit saja tiket sudah ditangan. Bentuknya pun sangat simpel seperti gelang yang harus dipasangkan oleh petugas di waktu konser (tidak boleh dipasang sendiri), peraturan yang aneh (berbisik dalam hati), meski tetap berprasangka yang baik saja terhadap EO.
Setelah selesai, agenda dilanjutkan untuk bertemu my cousin (Rara) yang baru kuketahui dia adalah Elf sejati he he..Mianhe uri dongsaeng. Untuk bertemu pun tidak gampang mesti memperhatikan muka setiap orang di dalam antrian. Ini memang sedikit memalukan tapi apa daya sinyal benar benar menghilang ditambah hiruk pikuk di dalam basement MEIS Ancol yang di sulap menjadi K pop Land. Setelah masuk a kita akan menemui beraneka stand di dalamnya mulai dari panggung pementasan dimana grup Boyband lokal ataupun grup tari ala K pop akan pentas. Lalu stand penjualan makanan Korean dari skala Resto hingga bikinan ala rumahan. Stand media massa, studio foto hingga stand Bank pun ada. Ibarat kata slogan semuanya ada disini apapun yang anda cari.
Usaha tidak sia sia, Rara segera mengenali dan tak disangka dia sudah berada di antrian depan untuk pembelian merchandise. Aksi penitipan pembelian merchandise tidak sia sia barang yang diinginkan didapatkan kecuali light stick. Dan ini selalu saja menjadi pertanyaanku setelah dua kali pengalaman Sushow belum pernah sekalipun berhasil memegang lighstick, sedikit aneh juga pikirku. Setelah beres aksi narsis pun dimulai dengan beraksi foto dengan bannner personel SUJU. Yang kami temui banner Heechul, Kyuhyun dan Ryewook namun aksi ini tidak semua nya berhasil.lagi lagi harus antri dengan elf lainnya. Hingga waktu membatasi karena harus bertemu dengan Rinhae dan Mafhae yang sedang dalam antrian tiket untuk esok hari. Reuni pun berjalan sangat singkat hingga menjelang Maghrib, dan akupun harus segera ke tempat Chacha (teman my sist) tempat yang aku tumpangi selama di Jakarta.
